Setelah Kantor Dinas Pendidikan, Kembali Para Wali Siswa Dan Orang Tua Gelar Aksi Demo Di Gedung DPRD Karo -->
Cari Berita

Advertisement

Setelah Kantor Dinas Pendidikan, Kembali Para Wali Siswa Dan Orang Tua Gelar Aksi Demo Di Gedung DPRD Karo

30 Juni 2020

StatusRAKYAT.com, Tanah Karo - Terkait penerimaan Calon Siswa baru atau PPBD yang menimbulkan polemik sejak kemarin kini kembali puluhan Orang Tua dan calon siswa/siswa SMA gelar Aksi Demo menyampaikan aspirasinya dengan membentangkan alat peraga, Selasa (30/06) 2020  di Kantor DPRD Karo Jln. Veteran Kecamatan Kabanjahe atas keberatannya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TA 2020/2021 di SMA melalui sistem online.

Lebih satu jam melakukan aksi di depan gedung DPRD Karo, akhirnya pihak sekwan DPRD Karo Petrus Ginting, Pada pukul 10.30 WIB meminta 10 orang Perwakilan Dari Orang Tua Calon Siswa diterima oleh Ketua DPRD Iriani Br Tarigan.

Adapun dalam pertemuan tersebut orang tua calon siswa menjelaskan  beberapa poin penting kepada ketua DPRD Karo yakni :

1. Pengumuman PPDB untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui jalur online ada kerancuan.
2. Banyaknya calon siswa yang tidak diterima, sementara untuk mengikuti PPDB salah satu syaratnya adalah domisili, padahal rumah mereka dekat sekolah.
3. Meminta ketegasan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Propinsi Sumatra Utara dan pihak SMAN di Kabanjahe untuk membuat tindakan segera mungkin guna mengatasi masalah tersebut.
4. Para Orang Tua siswa berharap supaya anak mereka diterima di sekolah favorit di Kabupaten Karo. Sehingga terkait PPDB untuk SMA tersebut, meminta untuk dibatalkan, dan berharap sebagai syarat domisili mengutamakan kartu keluarga warga dan, -
5. Agar Dinas Pendidikan Kabupaten Karo menerbitkan Surat Pernyataan Pembatalan pengumuman PPDB dan melaksanakan seleksi ulang.

Menyahuti permintaan dari Orang Tua dari calon Siswa SMAN, Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan menjelaskan akan di usahakan untuk memverifikasi ulang Syarat dan KK, "terang Ketua DPRD Karo ini.

Lanjut ketua DPRD menjelaskan, akan usulkan juga penambahan satu ruangan untuk menambah alokasi. Apabila memungkinkan penambahan satu ruangan tidak terealisasi, maka kemungkinan sebagian yang tidak sekolah diusulkan kepada sekolah terdekat seperti SMA Simpang Empat, SMA Barusjahe, SMA Munthe yang ruangannya masih bisa menampung peserta didik baru, "ucapnya.

Informasi yang dikumpulkan dilapangan bahwa besok (01/07) 2020 pihak DPRD Karo memanggil Pihak pihak terkait untuk membahas kelanjutan dari permintaan para Siswa dan Orang Tua. Pantauan crew statusrakyat.com, aksi demo ini berjalan normal, namun tetap di dampingi pihak pengamanan dari Kepolisian hingga usainya aksi damai tersebut.

(Dv'd)

statusrakyat.com