Ditemukan Mengapung Dengan Ke 2 Kaki Digembok, Mayat Mr.X Gegerkan Warga Desa Singa
Cari Berita

Advertisement

Ditemukan Mengapung Dengan Ke 2 Kaki Digembok, Mayat Mr.X Gegerkan Warga Desa Singa

13 July 2020

StatusRAKYAT.com, Tanah Karo - Masyarakat Tanah Karo digegerkan dengan Sesosok mayat Laki-laki Bertato tanpa identitas (Mr X) ditemukan oleh warga mengapung di sungai Desa Singa Kec. Tigapanah Kab.Karo tepatnya di bawah jembatan pada aliran sungai Gerguh Lau Biang pada Senin siang (13/07) 2020 sekira pukul 11.00 WIB Kaki dan Tangan terikat.

Crew statusrakyat.com saat mengkonfirmasi Kapolsek Tigapanah  AKP R Simanjorang  di ruang Kantor nya sekira pukul 15.32 WIB menjelaskan kronologi kejadiannya,dimana pada hari Senin tanggal 13 Juli 2020 sekira Pukul 11.00 WIB , adapun warga bernama Karsito Ginting dengan Elwin Purba sebagai saksi mata mengatakan ke Kita, bahwa mereka tiba di aliran sungai Gerguh Lau Biang Desa Singa Kecamatan Tigapanah Kab.Karo hendak memancing Ikan.

Sampai dilokasi para Saksi melihat seorang mayat laki-laki yang mengapung di aliran sungai Gerguh Lau Biang, lalu selanjutnya saksi memberitahukan kepada Perangkat Desa Singa, dan Perangkat Desa menghubungi kita (Polsek Tigapanah), selanjutnya Personil kita yang dipimpin Kanit Reskrim langsung menuju TKP.

Tiba di lokasi /TKP petugas menemukan Sesosok mayat yang mengambang di aliran sungai tersebut, dikarenakan medan menuju ditemukannya mayat tersebut di aliran sungai yang kedalamannya sangat curam, kemudian mayat tersebut dievakuasi bersama-sama oleh personil Opsnal Polres Tanah Karo  dengan dibantu oleh masyarakat sekitar, setelah mayat tersebut berhasil dievakuasi, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe untuk dilakukan pemeriksaan mayat, "jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek lagi," hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban oleh Dokter Melva Manik dari pihak RSU Kabanjahe mengatakan kalau di tubuh korban didapati tanda-tanda lebam, kondisi kedua kaki  mayat terikat dengan rantai besi yang tergembok, pada leher didapati tali Rapia yang terikat kuat, lantas pada badan mayat didapati kain sarung,tampak Tato pada lengan sebelah kiri  mayat dengan tulisan "Sepanjang masa" dan Tato pada dada sebelah kiri dengan tulisan "Doa Ibu", terang Kapolsek sembari mengatakan tidak ada ditemukan tanda pengenal/identitas diri korban.

Kini Jenazah korban berada di RSU Kabanjahe guna lakukan outopsi dan sementara kematian korban
kita duga akibat dibunuh seseorang, "ucap Kapolsek AKP R Simanjorang yang ramah ini.

(D'vd)

statusrakyat.com