Menteri Sosial Saifullah Yusuf : Saya Harap Semua Ikut Mengawasi, Jika Ada Yang Tidak Sesuai Mohon Segera Dilaporkan -->
Cari Berita

Advertisement

Menteri Sosial Saifullah Yusuf : Saya Harap Semua Ikut Mengawasi, Jika Ada Yang Tidak Sesuai Mohon Segera Dilaporkan

01 Februari 2026



StatusRAKYAT.com, Deliserdang - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus lpul)
menghadiri dialog Kesejahteraan Sosial dan
Sekolah Rakyat bertempat di gedung Kemensos RI, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sentra 'Insyaf' Medan Jalan Berdikari No 37, Desa Lau Bakeri, Kecamatan Kutalimbaru,Kabupaten Deli Serdang.

Setibanya pukul 09.00 WIB, Gus Ipul disambut
oleh siswa dan siswi Sekolah Rakyat Menengah
Pertama (SRMP) 1 Deli Serdang. Dan ia berbincang-bincang langsung dengan para siswa serta tidak lupa menyalami satu persatu.

la juga sempat berdialog dengan komandan
barisan bernama Fahry Adris. Usai berdialog, Gus Ipul memberikan semangat kepada Fahry dan memeluk dirinya.

Ketika menyalami, ada kejadian unik yang tidak
disangka,dimana seorang siswa pria, didapati
Ipul seragamnya berukuran besar padahal siswa tersebut berbadan kecil.

"Ini bajumu kegedean, diganti ya" kata Gus lpul
disambut tawa yang hadir, Sabtu(31/1/2026).

Dalam gedung Menteri Sosial tersebut sudah ditunggu oleh sembilan orang penerima santunan ahli waris akibat bencana alam dan mereka masing-masing diserahkan uang tunai sebesar Rp 15 juta.


Selain itu, ia juga berdialog langsung dengan para orang tua siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP)1 Deli Serdang. 

Pada sesi dialog tersebut, ia berinteraksi bersama orang tua siswa
diatas podium dari ekonomi yang kurang mampu.

Saat berdialog, Menteri Sosial yang sering di sapa Gus Ipul itu sempat
menitikkan air mata karena sedih mendengar
cerita kondisi ekonomi orangtua siswa pasca
anaknya bisa mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat, sehingga membantu keluarga kurang mampu.

Sejak dibukanya SRMP 1 Deli Serdang ini, dalam enam bulan telah memiliki
siswa berjumlah 150 orang.

Menteri Sosial juga menyampaikan kegembiraannya dikarnakan program pemerintah ini bisa membantu keluarga yang kurang mampu.

"Saya gembira disini jumlah siswanya 150 orang telah mengikuti proses pembelajaran enam bulan dengan berbagai dinamika dan tantangannya, tapi kepala sekolah,guru dan seluruh tenaga pendidik telah bekerja sekuat tenaga dengan baik,dan akhirnya anak-anak semakin nyaman untuk proses pembelajaran” ungkap Menteri Sosial Saifullah Yusuf
kepada seluruh wartawam ya yang di dampingi anggota DPR RI M.Husni, dan Wakil Bupati Deli Serdang Lomlom. 

Kedatangan Gus Ipul di Sekolah Rakyat
Menengah Pertama (SRMP)1 Deli Serdang
tersebut untuk melihat secara langsung
perkembangan penyelenggaraan pembelajaran disekolah rintisan itu. 


la mengatakan Sekolah Rakyat adalah untuk
siswa/i yang istimewa, karena beragam latar
belakang, dan kemampuan akademik. 

Tantangan Sekolah Rakyat kedepan,harus dikelola dengan baik, sehingga anak-anak yang belum sekolah dan bahkan berpotensi putus sekolah benar-benar bisa mendapatkan dan memperoleh pendidikan dilingkungan sekolah yang berkualitas. 

"Itulah sesungguhnya program strategis dari
Bapak Presiden Prabowo untuk menjangkau
keluarga-keluarga yang selama ini putus harapan, atau keluarga yang penderitaannya tidak kita lihat. Mungkin tidak masuk di dalam data atau tidak masuk pada program-program yang telah disusun oleh pemerintah, tapi mereka warga negara Indonesia yang perlu mendapatkan perhatian secara khusus," cetus Gus Ipul.

Pada intinya, lanjut Gus Ipul, Sekolah Rakyat
adalah kebijakan khusus untuk keluarga kurang mampu dengan siswa-siswa yang khusus, serta proses pembelajaran khusus. 

Diharapkan nanti outputnya Sekolah Rakyat melahirkan generasi yang tangguh, misalnya pintar, berkarakter dan memiliki keterampilan yang cukup.

"Saya harap semua ikut mengawasi, jika ada keluarga yang tidak mampu atau tidak layak tolong segera dilaporkan. Sebab memang Sekolah Rakyat ini khusus untuk keluarga-keluarga seperti itu. Jangan ada orang yang mampu menitipkan anaknya di sini (SR), itu menyalahi ketentuan dan menyalahi harapan dari Bapak Presiden. urusannya panjang jika ada susupan-susupan seperti itu," pungkasnya.

Disinggung untuk progres Sekolah Rakyat di Sumatera Utara, Gus Ipul menyebut, saat ini sudah mulai membangun gedung yang permanen di beberapa titik. 

Sedangkan gedung SRMP 1 DeliSerdang masih sementara menggunakan kantor Kemensos Rl, ada juga memakai gedung Kemenaker.
Kata Gus Ipul, hari ini (sedang berjalan) pihaknya tengah membangun 100 titik gedung permanen Sekolah Rakyat.

Gedung tersebut akan dapat menampung lebih dari seribu siswa, baik SD, SMP dan SMA. 

Oleh karenanya, setiap gedung permanen nanti akan menerima seratus siawa SD, SMP dan SMA.

"Sumatera Utara saat ini sedang dibangun Sekolah Rakyat berbagai wilayah, ada di Deli Serdang, Kota Medan, Tebing Tinggi, Tapanuli Selatan, dan Kota Padang Sidempuan, baru ada lima. Setidaknya setiap Kabupaten/kota ada satu gedung Sekolah Rakyat yangmenampung seribu siswa," ucapnya.

Gus Ipul mengaku kerap terharu setiap
mengunjungi Sekolah Rakyat. la menilai
perubahan positif pada anak didik sangat terasa dibandingkan enam bulan sebelum sekolah dimulai. 

Menurutnya,anak-anak Sekolah Rakyat
kini menunjukkan semangat yang kuat untuk
meraih mimpi dan masa depan mereka.

la juga menyoroti nilai kerukunan yang
ditanamkan melalui pendidikan di Sekolah
Rakyat. Penampilan seni yang ditunjukkan siswa dari latar belakang agama yang berbeda menjadi bukti nyata pendidikan toleransi yang
dikembangkan.

Disamping itu salah satu siswa yang bernama Marsya Cintya br Perangin-angin memyampaikan kepada wartawan atas ungkapan terima kasihnya terhadap pemerintahan khususnya kepada Bapak Presiden Prabowo yang sudah membantu melanjutkan sekolahnya di Sekolah Rakyat (SR). Dikarnakan pekerjaan ayah dan ibu Marsya tidak menetap, pekerjaan ayahnya sebagai pemanen kelapa muda dan pekerjaan ibunya sebagai pembuat sapu lidi di kebun milik orang lain. Marsya mengaku sangat bersyukur dapat bersekolah di SR. "Saya senang bisa mengenyam pendidikan di sini terima kasih kepada pemerintah dan Bapak Presiden Prabowo" ujarnya singkat.

Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama
(SRMP)1 Deli Serdang, Reni Lasmaria Sinaga
mengatakan proses pembelajaran di Sekolah
Rakyat tetap menggunakan kurikulum seperti
sekolah reguler. Bedanya, pendekatannya lebih
adaptif terhadap kondisi siswa dan memberi
ruang bagi perkembangan kemampuan dasar,
karakter, dan keterampilan. (AJT)