Mahasiswa UNPAD Bandung Gelar KKN di Desa Pabean Udik Indramayu -->
Cari Berita

Advertisement

Mahasiswa UNPAD Bandung Gelar KKN di Desa Pabean Udik Indramayu

21 Januari 2026


StatusRAKYAT.com,Indramayu – Sebanyak 17 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pabean Udik, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan pembukaan KKN tersebut berlangsung di Kantor Desa Pabean Udik dan dihadiri oleh Kuwu Desa Pabean Udik Samsul Ma’arif, Ketua BPD Pupung beserta jajaran, aparat desa, serta mahasiswa peserta KKN.

Kuwu Desa Pabean Udik, Samsul Ma’arif, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 ini Desa Pabean Udik mendapat kepercayaan menjadi lokasi KKN mahasiswa UNPAD selama satu bulan.


“Di tahun 2026 ini Desa Pabean Udik kedatangan 17 mahasiswa-mahasiswi UNPAD Bandung yang akan melaksanakan KKN selama satu bulan sebagai bagian dari kewajiban akademik mereka,” ujar Samsul Ma’arif.

Ia menjelaskan, para mahasiswa membawa tiga subtema program kerja utama. Program pertama berkaitan dengan pengelolaan sampah agar lingkungan desa menjadi lebih bersih dan sampah dapat memiliki nilai manfaat.

Program kedua berfokus pada pengentasan kemiskinan. Menurutnya, salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat adalah lemahnya manajemen keuangan, termasuk maraknya pinjaman online yang berdampak buruk terhadap perekonomian warga.

“Mahasiswa menganalisis bahwa pemanfaatan hasil pertanian, perikanan, dan kelautan di Desa Pabean Udik belum maksimal, terutama karena pemasaran masih bersifat lokal dan belum berbasis teknologi digital,” jelasnya.

Pemerintah desa, lanjut Samsul, sangat mendukung program KKN tersebut karena sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sampah, perbaikan manajemen keuangan, serta pengembangan potensi desa berbasis digital.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN ini dapat mengubah pola hidup masyarakat, khususnya dalam hal ketertiban, pengelolaan sampah, serta peningkatan ekonomi melalui pemanfaatan potensi pertanian dan kelautan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator KKN UNPAD di Desa Pabean Udik, Silvia, menjelaskan bahwa ketiga subtema program kerja tersebut dirancang agar dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.

“Program kami meliputi pengelolaan sampah, pengentasan kemiskinan, serta edukasi pemanfaatan hasil pertanian, kelautan, dan kekayaan alam sekitar,” ungkap Silvia.

Ia menambahkan, dalam pengelolaan sampah, mahasiswa akan memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan kerajinan, serta mengolah sampah rumah tangga organik seperti sisa sayuran menjadi pupuk dan eco enzyme yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Harapannya, program KKN ini bisa membantu pemerintah desa dalam mengembangkan potensi lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong Desa Pabean Udik menjadi desa yang lebih mandiri dan maju,” pungkasnya.(Mutadi)