MPC Pemuda Pancasila Indramayu Gelar Muscab Luar Biasa, Ramadhin Listya Wimana Terpilih Aklamasi -->
Cari Berita
TUTUP [X]
Contoh Iklan

Advertisement

MPC Pemuda Pancasila Indramayu Gelar Muscab Luar Biasa, Ramadhin Listya Wimana Terpilih Aklamasi

09 Agustus 2026



StatusRAKYAT.com,Indramayu – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) untuk memilih ketua baru, di Hotel Trisula Indramayu, Minggu (9/8/2026).

Muscablub digelar menyusul pengunduran diri ketua sebelumnya, Danil Muttaqien Syafiuddin yang memilih meletakkan jabatannya karena memiliki tugas dan tanggung jawab lain yang dinilai lebih besar.

“Ketua sebelumnya Mas Danil meletakkan jabatannya sendiri karena ada tugas-tugas beliau yang lebih besar. Kami khawatir beliau tidak bisa fokus dalam mengelola kepengurusan di Indramayu,” ujar Dian Rahadian salah seorang pengurus Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, Danil tetap menjadi salah satu sosok yang dibanggakan oleh keluarga besar Pemuda Pancasila. Karena itu, Muscablub digelar untuk mencari pengganti hingga masa jabatan kepengurusan berjalan.

Sebelum pelaksanaan Muscablub, proses pendaftaran calon ketua telah dilakukan dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Namun, hingga pendaftaran ditutup, hanya satu orang yang memenuhi persyaratan dan ditetapkan sebagai calon, yakni Ramadhin Listya Wimana.

Karena hanya terdapat satu calon, Listya kemudian ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu untuk melanjutkan sisa masa jabatan kepengurusan.

“Calon sebelum Muscab dilaksanakan sudah melalui proses pendaftaran dan harus memenuhi berbagai persyaratan. Sampai pendaftaran ditutup hanya satu orang yang menjadi calon, yaitu saudara Ramadhin Listya Wimana. Karena hanya satu calon, akhirnya ditetapkan secara aklamasi,” jelasnya.

Muscablub tersebut diikuti oleh seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila se-Kabupaten Indramayu yang menjadi peserta musyawarah.

Kegiatan juga dihadiri unsur TNI dan Polri, serta sejumlah tokoh organisasi kepemudaan (OKP) dan organisasi kemasyarakatan (Ormas).

Pelaksanaan Muscablub disebut telah dipersiapkan dengan baik dan tidak sekadar menjadi agenda formalitas organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa Kabupaten Indramayu merupakan salah satu daerah yang menjadi basis kuat Pemuda Pancasila. Hal tersebut terlihat dari perkembangan jumlah anggota yang terus mengalami peningkatan.

“Indramayu sebagai salah satu kabupaten basis Pemuda Pancasila harus semakin meningkat. Apalagi dengan database yang kita miliki, pergerakan keanggotaan terus meningkat dan bisa menembus 10 ribu anggota yang sudah memenuhi persyaratan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, anggota yang tercatat tersebut merupakan anggota yang telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) dan memenuhi persyaratan organisasi. Pemuda Pancasila, kata dia, tidak sembarangan menerbitkan KTA karena setiap anggota harus melalui proses dan tercatat dalam database organisasi.

“Untuk anggota sudah mulai menembus 10 ribu. Itu yang sudah mendapatkan KTA dan memenuhi persyaratan. Jadi kita tidak asal memberikan KTA. Harus memenuhi persyaratan dulu baru kita keluarkan dan semuanya ada databasenya se-Indonesia,” katanya.

Database tersebut menjadi salah satu instrumen organisasi untuk mengetahui perkembangan kekuatan Pemuda Pancasila di setiap daerah.
“Jadi kita bisa tahu mana kabupaten yang lemah dan mana kabupaten yang kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Indramayu sejak masa kepemimpinan almarhum Yance telah dikenal sebagai salah satu basis Pemuda Pancasila. Karena itu, kepemimpinan baru MPC Pemuda Pancasila Indramayu dinilai memiliki tugas cukup berat untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan eksistensi organisasi di daerah.

“Indramayu sejak zaman almarhum Pak Yance ini adalah basis Pemuda Pancasila. Ini tugas yang cukup berat untuk pimpinan berikutnya, bagaimana meningkatkan dan menjaga agar Pemuda Pancasila di Indramayu tetap menjadi salah satu basis Pemuda Pancasila,” pungkasnya. (Mutadi)