"Tim Jalan-jalan Horee" Susuri Danau PLTA Koto Panjang Kunjungi Destinasi Wisata "Gulamo" -->
Cari Berita

Advertisement

"Tim Jalan-jalan Horee" Susuri Danau PLTA Koto Panjang Kunjungi Destinasi Wisata "Gulamo"

15 September 2021


StatusRAKYAT.com , Kampar
- Komunitas Pencinta Alam "Tim Jalan-jalan Horee" bentukan Ny. Beatrick Rido selaku Ketua Bhayangkari Cabang Kampar, kembali menjelajahi Destinasi Wisata di pedalaman Kampar.

Tim yang beranggotakan Bhayangkari, Polwan dan Polri serta Masyarakat Pencinta Alam ini, punya misi untuk memperkenalkan destinasi wisata di Kabupaten Kampar yang belum banyak diketahui masyarakat luas.

Sabtu lalu (11/09/2021), Tim ini mengunjungi objek wisata berupa lembah dan sungai yang dikenal dengan nama "Gulamo", berada di pedalaman Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar.

Untuk mencapai lokasi ini, Tim menggunakan transportasi air berupa perahu mesin atau pompong milik masyarakat setempat. Perahu atau pompong ini bisa disewa oleh pengunjung yang akan menjelajahi wilayah sekitaran Danau PLTA Koto Panjang.

Dermaga Pompong ini berada Jalan Lintas Riau - Sumbar tepat dibawah Jembatan Panjang pertama Danau PLTA, wilayah Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar.

"Tim Jalan-jalan Horee" memulai petualangannya sejak meninggalkan dermaga Tanjung Alai, Pompong yang mereka tumpangi bergerak menuju "Gulamo" dengan menyusuri Danau PLTA Koto Panjang yang indah dan banyak pulau-pulau kecilnya. Sepanjang perjalanan yang memakan waktu sekitar satu jam, mereka asik menikmati keindahan alam disekitar danau sambil berfotoria.

Setelah sekitar 40 menit, pompong mulai memasuki kawasan Sungai Gulamo yang berhawa sejuk karena berada di lembah yang sisinya masih rimbun oleh pepohonan serta tebing-tebing batu cadas, ada juga dijumpai air terjun kecil disisi sungai yang sangat memanjakan mata.

Tidak berapa lama Tim tiba di kawasan Gulamo, setelah menambatkan perahunya merekapun turun dan berjalan menyusuri pinggiran sungai yang berbatu-batu besar.

Salahsatu spot yang menjadi idola pengunjung adalah pada bagian sungai yang kedua sisinya memiliki tebing batu cadas dengan ketinggian 1 hingga 4 meter. Pada tempat ini kedalaman air juga bervariasi dan paling dalam hanya sekitar 2 meter dalam kondisi normal. 

Pada spot ini pengunjung memilih mandi-mandi dan berenang, kadang mereka menaiki tebing lalu meloncat ke sungai pada bagian yang agak dalam. Suasana yang adem dan nyaman membuat perut lapar, sehingga pengunjung biasanya membawa makanan untuk dinikmati di tempat yang indah ini.

Asik bermain dan menikmati keindahan alam dikawasan ini membuat mereka lupa waktu, hingga tak terasa waktu telah sore dan mereka harus kembali. Bagi yang sudah pernah ke Gulamo ini pasti berkeinginan untuk mengulangi petualangannya ditempat ini.

Ny. Beatrick Rido yang sudah 2 kali mengunjungi tempat ini bersama Tim Jalan-jalan Horee-nya, masih berkeinginan untuk datang lagi karena pesona alam "Gulamo" ini. Beliau juga mengajak masyarakat atau pengunjung yang datang untuk menjaga keasrian tempat ini, dengan tidak membuang sampah sembarangan agar keindahannya tetap lestari, demikian pesannya.(supriadi)

statusrakyat.com