Warga Harapkan Jangan Ada Intimidasi Soal Pilkades -->
Cari Berita

Advertisement

Warga Harapkan Jangan Ada Intimidasi Soal Pilkades

17 November 2021


StatusRAKYAT.com ,Tapanuli Utara -
200 desa di Tapanuli Utara di 15 Kecamatan akan melakukan Pilkades serentak tanggal 23 November 2021. Para calon kades sebagian besar adalah calon kades incumbent dan calon kades pemula. Pemilihan kepala desa di Taput tersebut adalah penentu pembangunan desa apa semakin maju dan sejahtera atau sebaliknya. Dibalik perhelatan Pilkades tersebut, ada informasi dari masyarakat, bahwa diduga ada intimidasi dari pejabat terhadap pns maupun honor untuk memenangkan calon yang disukai atau direstui oleh pejabat.
    
Hal itu disampaikan D Hutasoit warga Siborongborong(17/11), dia mengatakan bahwa ada intimidasi dari pejabat terhadap pns dan honor untuk memenangkan para calon kades incumbent yang direstui atau diberangkatkan oleh pejabat. "Saya dapat informasi ini dari keluarga saya, kebetulan pns di Taput, mereka dipaksakan agar memilih calon kades yang diberangkatkan oleh pejabat. Padahal perhelatan pilkades itu juga demokrasi, bebas memilih"ungkapnya. Hutasoit menambahkan pemaksaan tersebut telah melanggar peraturan dan perundang undangan yang berlaku. Jika ini dibiarkan, kemungkinan Pilkades diduga tidak akan kondusif. "Janganlah membuat kegaduhan di tengah - tengah masyarakat, nanti waktu Pilkades jadi terjadi konflik"ujarnya.
      
Sama halnya disampaikan orang tua salah satu pns di Taput warga Tarutung. Orang tua pns yang enggan disebutkan namannya mengatakan, anak nya di intimidasi oleh pejabat, agar memenangkan calon kades yang disukai pejabat. "Anak saya di intimasi oleh atasannya, agar memilih calon kades incumbent yang diberangkatkan atau disukai oleh pejabat. Bahkan ketika saya ikut kampaye sama abang saya yang kebetulan ikut calon kades, saya dilarang oleh anaknya, karena jika ketahuan sama atasanya, maka anaknya akan dipindahkan ke tempat yang sangat jauh atau terpencil"ujarnya. Dia mengungkapkan Pemerintah Tapanuli Utara agar secepatnya menangani masalah ini, karena bisa nanti terjadi perpecahan di tengah - tengah masyarakat Tapanuli Utara khususnya warga desa. "Janganlah ada intimidasi, seharusnya seorang pejabat memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat"tandasnya.
     
Sementara itu Ketua Harian DPC Forum Bhayangkara Bernad Tua Simatupang mengatakan, telah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya oknum / figur public, ASN di Kabupaten Tapanuli Utara yang ikut serta untuk mensosialisasikan dalam pemenangan dan mensusseskan kepada salah satu calon kades, dimana Pilkades serentak dilaksanakan pada 23 November 2021 di Tapanuli Utara Sumut. Demi dan mewujudkan pesta demokrasi yang bersih, bebas, rahasia dan berdaulat sesuai dengan amanah peraturan dan undang – undang. Dia meminta kepada Bupati Tapanuli Utara untuk memberi maklumat, arahan kepada jajarannya di dalam Pilkades serentak untuk netral. “Kita dari Forum Bhayangkara Indonesia meminta Pak Bupati memberikan maklumat, arahan kepada jajarannya dalam Pilkades untuk netral, agar jangan terjadi konflik dikemudian hari,” Kata Bernad. Tul

statusrakyat.com