Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Team Tarsius Presisi Polres Bitung -->
Cari Berita

Advertisement

Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Team Tarsius Presisi Polres Bitung

05 Desember 2021


StatusRAKYAT.com , Bitung
- Seorang pria berinisial RB alias Rizaldi (32), warga Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah, diamankan Tim Gabungan Polres Bitung atas kasus penggelapan uang tunai dan satu unit sepeda motor dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kasus penggelapan tersebut dilaporkan oleh dua orang pria yang menjadi korban, yakni JSP (58) dan JAM (49), keduanya warga Kota Bitung. Kedua korban melapor di SPKT Polres Bitung pada tanggal 3 Desember 2021.

Tim Tarsius Presisi Polres Bitung dibantu Tim Tarsius Presisi Polsek Matuari kemudian melakukan pengembangan untuk memburu RB.

Tim gabungan tersebut akhirnya menemukan dan menangkap RB di wilayah Kota Manado, pada Jumat (03/12/2021) siang, sekitar pukul 13.00 WITA.

Selain mengamankan RB, di hari yang sama tim gabungan juga menemukan barang bukti penggelapan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion DB 2062 CP.


Selanjutnya Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Muhamad Fadli Melalui Kateam Tarsius Presisi Polres Bitung IPDA Novi Pamula membenarkan hal tersebut.

“Modus penggelapan yang dilakukan RB yaitu, menjual sepeda motor yang dia pinjam dari JAM pada 18 November 2021 lalu. Uang hasil penjualannya dia gunakan untuk keperluan pribadi tanpa sepengetahuan dari JAM,” Ucap IPDA Pamula.

Tak hanya itu, uang tunai milik JAM sebesar Rp20,5 juta yang dititip kepada RB untuk pembelian bawang merah, juga habis digunakan oleh RB untuk keperluan pribadinya.

Lebih lanjut Kasubag Humas Polres Bitung menjelaskan, modus penggelapan serupa juga dilakukan RB terhadap JSP.

Dimana uang tunai milik JSP sebesar Rp5 juta yang dititipkan kepada RB pada tanggal 28 Oktober 2021 untuk pembelian bawang merah, habis digunakan RB untuk keperluan pribadinya tanpa sepengetahuan JSP.

“RB bersama barang bukti sepeda motor Yamaha Vixion DB 2062 CP sudah diamankan di Mapolres Bitung untuk proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas IPDA Novi Pamula



( MH )