Kapoldasu dan Walikota Medan Hadiri Acara Seminar Anti Narkoba Yang Diselenggarakan Langsung Oleh Yayasan Hope Medan -->
Cari Berita

Advertisement

Kapoldasu dan Walikota Medan Hadiri Acara Seminar Anti Narkoba Yang Diselenggarakan Langsung Oleh Yayasan Hope Medan

05 Desember 2023



StatusRAKYAT.com, Medan - Kapolda Sumatera Utara memberikan seminar anti Narkoba yang diselenggarakan Yayasan HOPE wold wide indonesia 
Medan 3 desember 2023 di gedung adora Pasar 2 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Dalam acara seminar ini memiliki thema Mewujudkan Indonesia Emas degan Generasi Bebas Narkoba.

Kapolda Sumatera Utara menyampaikan bahwa pemberantasan Narkoba menjadi prioritas utama untuk menurunkan kejahatan yang ada di Sumatra Utara,dalam beberapa bulan ini ribuan pengguna dan pengedar narkoba telah diamankan dan telah dilakukan penyelidikan.

Ternyata korban penggunan narkoba rata rata kalangan muda dan juga ekonomi menengah,kapolda sumut menjelaskan penduduk Sumatra Utara hampir 70 persen pelaku kejahatan adalah pengguna narkoba, sejak tanggal 12 September 2023 sampai tanggal 3 Desember 2023 polda sumut telah mengamankan 2150 orang pengguna narkoba.

"Bahkan ada 300 kejahatan setiap hari menerima laporan di sumut bahkan perhari ini tgl 3 desember bapak kapolda sdh menerima ada 154 laporan kejahatan di Sumut," tegas Kapolda-Su.

Ketika serius memberantas narkoba maka saat ini tingkat kejahatan begal hampir tidak ada lagi di Sumut,bahkan beberapa hari yang lalu pemberantasan pengguna narkoba di seser diwilayah pancur batu masih ditemukan pengguna narkoba berada digubuk gubuk pinggir jalan.

"Ini merupakan PR besar pihak kepolisian Sumut. Situasi saat ini tidak mungkin dibiarkan, para generasi muda lebih 20 triliun dihabiskan hanya untuk Narkoba,hampir 1 persen penduduk sumut terlibat narkoba ada 15 juta penduduk. Jadi, 1-15 orang diantaranya sudah terlibat pengguna narkoba, tentu situasi ini tidak mungkin dibiarkan harus diberantaskan tidak cukup maka masyarakat sumut harus peduli bahwa Narkoba tidak ada gunanya," ungkap Kapolda-Su.

"Jangan biarkan anak anak kita terlibat narkoba, jika ada anak atau masyarakat terlibat narkoba bawa mereka ke tempat Rehabilitasi," tambahnya.

kapolda juga menyampaikan bahwa bapak walikota medan sudah menyediakan tempat Rehabilitasi korban narkoba dan masih banyak warga yang belum tertangkap maka dari pihak stagholder lain yaitu BNN dan TNI akan bekerjasama untuk membumi hanguskan peredaran narkoba bahkan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk keseriusan pemberantasan narkoba akan dilakukan dan sudah diidentifikasi, maka pengedar harus diberantas dan penggunanya juga harus direhabilitasi maka ini akan menurunkan tingkat kejahatan pengguna Narkoba di Sumut.

Kemudian kata sambutan dilanjutkan oleh bapak Pangdam BB Mayor Jendral TNI Muhammad Hasan dalam sambutannya menyampaikan untuk mewujudkan Indonesia Emas Generasi muda Bebas Narkoba menuju tahun 2045 memiliki kompetensi yang bersaing tinggi dan mampu bersikap dan mengetahui bahaya Narkoba sesuai undang undang yang berlaku,dengan seminar ini dapat menjawab bahaya peredaran narkoba dimasa yang akan datang.

Tidak sampai disitu Walikota Medan Bobby Afif Nasution menyampaikan kata sambutannya dilanjutkan mengatakan "bahwa diantara 38 propinsi di indonesia, sumatera utara adalah peringkat pertama dalam penyalah gunaan narkoba tahun 2022" pungkas Walikota Medan.

Setelah menyampaikan kata sambuatan Bapak Bobby Afif Nasution langsung menanda tangani prasasti Gedung adora yayasan Gema Kristus Di Indonesia milik Gereja kristus Di Indonesia Medan.

Penanda tanganan didampingi oleh bapak Pdt Daniel wongso sebagai Gembala sidang GKDI,bapak Alex dari jakarta dan juga para panitia penyelenggara seminar Narkoba Bapak paraduan Pakpahan SH,bapak Tony Rizal manullang.SE.MM dan juga bapak Togar Sianturi.STh dan bapak Mulyadi Lubis sebagai manager building gedung Adora Medan.

Dengan di meriahkan tortor dan tarian selayang pandang dan memberikan ulos kepada Nara sumber seminar anti narkoba.

seminar ini dihadiri 800 san peserta dari berbagai kalangan yaitu mahasiswa Unika, masyarakat sipil,pelajar dari tingakt SLTP dan SLTA dan berbagai instansi lainnya.

Setelah pendatangan prasasti para peserta seminar diberi waktu break makan siang dan akan dilanjutkan pemberian materi yang akan disampaikan oleh bapak Pdt.Dr Eben siagian.MPd.

Bahan dikutip dari kitab kejadian 1:26 bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah dan diberi kuasa atas ciptaan Tuhan jadi semua ciptaan Tuhan harus manusia yang menguasinya jangan biarkan narkoba menguasi tubuh kita.

Kemudian materi disampaikan oleh bapak Dr. Impun Siregar. MA kepala kantor Kemenag kota medan menyatakan bahwa kita harus mewujudkan rasa cinta kasih kepada Allah dan juga kasih sesama manusia,agar keluarga kita tidak terlibat dalam narkoba maka peran keluarga sangat penting,bagaimana membangun keluarga agar saling terjaga, terlebih keterlibatan dalam narkoba. 

Pemberian materi dilanjutkan oleh bapak Dr Tuangkus MM sebagai kepala BNN dari kota siantar menyampaikan betapa pentingnya agar setiap lapisan masyarakat bekerjasama dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan bapak Tuangkus meminta para peserta seminar untuk siap jadi relawan sebagai testimoni bagaiamana cara pemeriksaan pengguna narkoba ada enam peserta yang siap ditest urine dan hasilnya semuanya negatif.

Saran bapak BNN kepada peserta seminar ayo ajak keluarga kita untuk terus lakukan test urine jika ada keluarga yang terindikasi penyalah gunaan narkoba,jangan takut sebab tujuannya untuk keselamatan keluarga kita.

Narasumber dilanjutkan oleh bapak Pdm Eban Totonta Kaban. SE salah satu Alumni Unika yang sangat berperan aktif dalam penggiat pantai rehabilatas korban narkoba,dalam materinya menyampaikan bahaya narkoba merusak otak dan menjadikan ketergantungan atau kecanduan,yang mengaikibatkan lemahnya atau rusaknya syaraf menjadikan manusia saling menyakiti satu dengan lainnya,maka narkoba tidak ada baiknya semuanya menghancurkan masa depan anak bangsa.(Team)