Polisi dan Wartawan Telusuri Jejak Pelarian Residivis Curanmor di Selayar -->
Cari Berita

Advertisement

Polisi dan Wartawan Telusuri Jejak Pelarian Residivis Curanmor di Selayar

20 Mei 2026


StatusRAKYAT.com, Selayar - Dua tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah berstatus residivis yang sempat melarikan diri dari rumah tahanan Polres Kepulauan Selayar, diketahui banyak meninggalkan jejak selama tiga hari masa pelarian mereka sebelum akhirnya berhasil ditangkap kembali aparat kepolisian.

Jejak pelarian Wahyudin alias Wahyu (18) dan Aldi Saputra (19) terungkap dari hasil penelusuran wartawan yang selama tiga hari tiga malam turut membantu proses pencarian, penyisiran, dan pengejaran bersama personil kepolisian.

Petunjuk awal diperoleh dari keterangan salah satu kerabat Aldi Saputra yang menyebut tersangka memiliki kebiasaan mengonsumsi berbagai jenis makanan ringan, khususnya keripik. 
Informasi tersebut kemudian menjadi petunjuk penting dalam penelusuran keberadaan kedua tersangka.

Kedua tersangka diduga sempat muncul di area belakang Kantor Bupati Kepulauan Selayar di Jalan Jenderal Achmad Yani, Benteng, pada Sabtu malam (16/5).

Mereka disebut sempat memanjat dan melompati pagar kompleks kantor bupati sebelum akhirnya menghilang.

Mendapat laporan warga, aparat Polres Kepulauan Selayar bergerak cepat melakukan pengepungan dan penyisiran di sekitar lokasi. 

Namun, saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP), kedua tersangka diduga telah lebih dahulu melarikan diri.
Meski demikian, proses pencarian tidak dihentikan. Aiptu Andi Bustan bersama awak media tetap melanjutkan penelusuran dengan menembus gelap malam, hujan, serta medan berlumpur di kawasan belakang kantor bupati hingga jalur pendakian menuju Balai Latihan Kerja (BLK).

Menggunakan sepeda motor, tim menyisir ruas jalan licin dan berlubang yang dipenuhi genangan air pascahujan deras.

di salah satu bangunan kosong terbengkalai di belakang kantor bupati, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas persembunyian tersangka.

di lokasi tersebut, ditemukan jerigen abu-abu berkapasitas sekitar 30 liter berisi air bersih, ember warna orange, bungkus makanan ringan merek Taro, serta botol plastik minuman Sprite yang berada di atas lantai tegel teras bangunan kosong.

Selain itu, petugas juga menemukan bekas tapak kaki di sekitar area teras. Penelusuran kembali dilanjutkan pada Minggu pagi (18/5). Tim awak media kembali menelusuri dan menyisir jalur di belakang kantor bupati dan memeriksa salah satu pondok peristirahatan petani di area perbukitan setelah kembali ditemukannya sisa-sisa cemilan berupa bungkus kacang garing Dua Kelinci dan keripik Happy Tos Tortilla Corn Chips yang berserakan di sekitar jalur pendakian menuju pondok.

Berbagai temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa kedua tersangka sempat berpindah-pindah lokasi persembunyian selama masa pelarian mereka sebelum akhirnya berhasil dilacak dan ditangkap kembali oleh aparat Polres Kepulauan Selayar. (Fad)