StatusRAKYAT.com,Indramayu - Terungkap adanya oknum kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang membelot dan tidak mematuhi rekomendasi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat untuk mengusung Lucky Hakim sebagai Bupati Indramayu. Fakta tersebut mencuat dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) X DPW PPP Jawa Barat yang digelar di Indramayu, Rabu (4/2/2026).
Muswil tersebut dihadiri Ketua Umum PPP H. Muhammad Mardiono, Uu Rizhanul Ulum, Cecep Supriyanto, anggota DPRD Jawa Barat Sri Wahyuni Utari Herman, Hilal Hilmawan, Taufik Hadi Sutrisno, Solihin, Ja’far Abdullah, Anwar Sanusi, jajaran dewan PPP, serta peserta Muswil dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Ketua Panitia Muswil, Cecep Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan lancar dan kondusif meski sempat beredar berbagai isu.
“Hari ini saya menjadi Sekretaris Wilayah Plt Jawa Barat. Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh media yang meliput kegiatan ini. Alhamdulillah acara berjalan baik dari awal sampai akhir tanpa hambatan apa pun,” ujar Cecep.
Ia menegaskan bahwa kondisi Muswil tetap aman meskipun sebelumnya muncul isu pengerahan massa dan aksi demo.
“Walaupun isu macam-macam beredar, Alhamdulillah semuanya kondusif,” tambahnya.
Cecep berharap tim formatur yang telah terpilih mampu bekerja amanah, jernih, dan bijaksana dalam menyusun kepengurusan DPW PPP Jawa Barat ke depan.
“Formatur harus memotret kader-kader terbaik Jawa Barat secara arif dan berdasarkan hati nurani untuk mengisi struktur kepengurusan agar PPP semakin besar dan semakin bercahaya,” ungkapnya.
Rekomendasi Lucky Hakim Diingkari
Dalam pernyataannya, Cecep juga mengungkap kekecewaan atas tidak dijalankannya rekomendasi resmi DPW PPP Jawa Barat yang mengusung Lucky Hakim sebagai Bupati Indramayu.
“Saya sebagai pimpinan DPW PPP Jawa Barat dulu berjuang merekomendasikan Lucky Hakim sebagai Bupati Indramayu. Itu resmi dari DPW. Tapi hari ini ternyata ada oknum kader yang mengingkari,” tegasnya.
Ia menyebut adanya kader yang bermain dua kaki dan memberikan dukungan kepada kandidat lain, sehingga keputusan DPW tidak dipatuhi di tingkat DPC.
Menurutnya, pembelotan tersebut berdampak langsung terhadap soliditas partai.
“Fakta ada oknum kader PPP yang mendukung pihak lain sehingga keputusan DPW tidak diindahkan. Ini jelas merugikan PPP,” ujarnya.
Meski demikian, Cecep tetap menyampaikan doa untuk Lucky Hakim agar sehat dan mampu memimpin hingga akhir masa jabatan.
Seruan Soliditas Kader PPP
Menutup pernyataannya, Cecep mengajak seluruh kader PPP untuk kembali memperkuat loyalitas terhadap keputusan partai.
“PPP ini lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan besar. Kader harus lebih solid, produktif, dan tunduk pada keputusan pimpinan tertinggi partai,” pungkasnya. (Janh)



