![]() |
| Ibnu Risman Syah, SH., Ketua Komisi IV Fraksi Golkar DPRD Indramayu |
StatusRAKYAT.com,Indramayu – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi Partai Golkar, Ibnu Risman Syah, S.H., menegaskan bahwa penguatan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Indramayu pada 2026–2027. Selain pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi, ia menyoroti pentingnya peningkatan penerangan jalan umum (PJU) guna menunjang aktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, Jum'at (16/10/2026).
Hal tersebut disampaikannya saat menjelaskan berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses. Menurut Ibnu, reses tidak hanya menjadi sarana untuk menampung pertanyaan dan keluhan masyarakat, tetapi juga kesempatan bagi anggota DPRD untuk memberikan penjelasan mengenai penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Pertanyaan itu sifatnya juga aspirasi masyarakat. Kami menjelaskan bagaimana pemerintahan sekarang berjalan, supaya masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak hanya menilai dari apa yang terlihat di luar,” ujarnya.
Ia menambahkan, komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat diperlukan agar berbagai asumsi mengenai kondisi pemerintahan daerah dapat dijelaskan secara proporsional. Melalui kegiatan reses, pihaknya berupaya menyampaikan informasi sekaligus menyerap kebutuhan masyarakat yang harus diperjuangkan dalam pembahasan pembangunan daerah.
Infrastruktur untuk Mendorong Perekonomian
Ibnu menjelaskan, pembangunan infrastruktur pada 2026–2027 diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, akses jalan yang baik, jembatan yang memadai, serta sistem irigasi yang berfungsi optimal merupakan bagian penting dalam menunjang mobilitas masyarakat dan kelancaran kegiatan ekonomi.
Namun, ia mengingatkan bahwa kebutuhan infrastruktur tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik jalan dan jembatan. Penerangan jalan umum juga perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan keamanan, kenyamanan, dan produktivitas masyarakat.
“Bukan hanya jalan, jembatan, dan irigasi yang dibutuhkan masyarakat. Penerangan jalan juga harus lebih ditingkatkan, karena aktivitas ekonomi masyarakat tidak hanya berlangsung pada siang hari, tetapi juga pada malam hari,” tegasnya.
Ia mencontohkan, sebagian masyarakat masih melakukan aktivitas ekonomi hingga larut malam, mulai dari berangkat ke pasar hingga menjalankan berbagai kegiatan usaha. Karena itu, keberadaan PJU yang memadai dinilai dapat membantu mendukung kelancaran aktivitas tersebut.
Aspirasi masyarakat di sejumlah Desa
dalam kegiatan reses, Ibnu menyebut dirinya telah menjadwalkan kunjungan ke lima titik untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sejumlah wilayah yang disebutnya antara lain Desa Juntinyuat, Desa Sendang, Desa Tanjakan, dan Desa Kapringan.
Selain mengikuti jadwal reses, ia juga berupaya memenuhi undangan masyarakat di luar agenda resmi apabila terdapat kesempatan. Aspirasi yang disampaikan warga tetap dicatat sebagai bahan perjuangan dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.
Menurutnya, berbagai usulan masyarakat harus dihimpun dan diperjuangkan sesuai mekanisme serta kewenangan yang berlaku, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan skala prioritas pembangunan daerah.
Ibnu berharap, perhatian terhadap pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara menyeluruh, termasuk peningkatan penerangan jalan yang dinilai memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan masyarakat.
Ia juga mengajak rekan-rekannya di DPRD Kabupaten Indramayu agar turut memperhatikan kebutuhan infrastruktur secara lebih luas, sehingga pembangunan tidak hanya menghasilkan akses jalan yang lebih baik, tetapi juga mendukung keamanan, kenyamanan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Harapannya, pembangunan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Infrastruktur harus mampu menunjang kegiatan ekonomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik pada siang maupun malam hari,” pungkasnya. (Mutadi)


