Mahasiswa PTNU Pertanyakan Anggaran Pemeliharaan WC Rp51 Juta, Ketua DPRD Indramayu Akui Tak Tahu Detailnya -->
Cari Berita
TUTUP [X]
Contoh Iklan

Advertisement

Mahasiswa PTNU Pertanyakan Anggaran Pemeliharaan WC Rp51 Juta, Ketua DPRD Indramayu Akui Tak Tahu Detailnya

21 Oktober 2026

Aksi Demo Mahasiswa PTNU Tuntut Transparan Pemeliharaan WC Ketua DPRD Indramayu 

StatusRAKYAT.com,Indramayu – Anggaran pemeliharaan WC senilai Rp51 juta di lingkungan DPRD Kabupaten Indramayu menjadi sorotan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU). Dalam aksi demonstrasi di Gedung DPRD Indramayu, Rabu (21/10/2026), mahasiswa mendesak transparansi dan keterbukaan informasi terkait penggunaan anggaran tersebut.

Ketua DPRD Hj. Nurhayati Dialog Bersama Mahasiswa Tidak Tahu Detailnya Anggaran Pemeliharaan WC Ketua DPRD Indramayu

Dalam dialog dengan mahasiswa, Ketua DPRD Indramayu, Hj. Nurhayati, menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail persoalan anggaran pemeliharaan WC yang dipertanyakan. Ia kemudian mengarahkan mahasiswa untuk meminta penjelasan kepada Sekretaris DPRD (Setwan), Dulyono.

Sementara itu, Dulyono membenarkan adanya anggaran pemeliharaan WC senilai Rp51 juta. Meski demikian, rincian peruntukan, jenis pekerjaan, serta realisasi penggunaan anggaran tersebut masih perlu dijelaskan lebih lanjut.

Persoalan ini menjadi perhatian mahasiswa karena menyangkut keterbukaan penggunaan anggaran publik di lingkungan lembaga legislatif daerah. Mereka meminta agar data anggaran dibuka secara transparan sehingga masyarakat dapat mengetahui peruntukan dan realisasi penggunaannya.

Usai aksi demonstrasi, awak media berupaya menemui Hj. Nurhayati untuk meminta klarifikasi lebih lanjut mengenai anggaran tersebut. Namun, saat hendak diwawancarai, yang bersangkutan meninggalkan lokasi sehingga wawancara tidak terlaksana.

Hingga berita ini disusun, awak media belum memperoleh keterangan lanjutan secara langsung dari Ketua DPRD Indramayu mengenai rincian anggaran yang dipersoalkan mahasiswa.

Keterbukaan informasi anggaran menjadi bagian penting dari akuntabilitas pengelolaan keuangan publik.

Karena itu, penjelasan dari Sekretariat DPRD Indramayu mengenai dasar penganggaran, rincian pekerjaan, dan realisasi penggunaan dana Rp51 juta tersebut diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan dapat dipertanggungjawabkan. (Mutadi)