Hal yang Biasa Terjadi di Indramayu, Tanpa Papan Proyek Pembangunan Jalan Terus -->
Cari Berita

Advertisement

Hal yang Biasa Terjadi di Indramayu, Tanpa Papan Proyek Pembangunan Jalan Terus

21 Desember 2022


StatusRAKYAT.com , Indramayu - Proyek fisik di wilayah desa penyingkiran Kidul  kecamatan Cantigi kabupaten Indramayu diduga  tanpa papan nama proyek alias siluman masih banyak ditemukan di lapangan. Meski sering dipersoalkan publik, akan tetapi tetap saja membandel dengan dibiarkan dan mengabaikan hak publik tentang informasi.
Dengan demikian pelaksanaan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 yang mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek dan memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek, kontraktor pelaksana serta nilai kontrak dan jangka waktu pengerjaannya tak berlaku di Kabupaten Indramayu, Salah satunya proyek pengerjaan TPT(tembok penahan tana) tak ada papan nama proyek fisik yang terlihat.
Hal tersebut juga di katakan oleh kuwu penyingkiran kidul. Sugiyanto 
“saya sebagai kepala desa juga tidak  tahu proyek ini anggarannya berapa dan sampai kapan serta dikerjakan siapa. Karena tidak ada papan nama proyek yang dipasang di lokasi proyek tersebut”  kata sugiyanto. Selasa. 20/12/2022

Pengerjaan TPT yang sudah berjalan selama 4 hari. Pemberitahuan ke pihak desa tidak ada. Walaupun desa yang menerima manfaat. Tapi seyogyanya ada pemberitahuan terlebih dulu. Kalau aspirasi dari siapa? 


“saya juga bingung. Ko tidak ada permisi. Walaupun desa saya yang menerima manfaat “ Ungkap sugiyanto


Hal senada juga di sampaikan oleh masyarakat sekitar. Bahwa proyek tersebut tidak tahu dari mana anggaran nya? Sebab selama ini kuwu tidak ada pemberitahuan ke kami. Karena TPT tersebut kan di samping sawah inisial RK 

“ TPT kan di bangun di samping sawah saya. Biasanya kuwu ngomong ke saya. Karena pembangunan nya pas di samping sawah saya” ujar RK

Dari temuan tim media. Dari segi papan proyek yang sengaja tidak di pasang.Tampak  terlihat juga pembangun di kerjakan  asal-asalan bagaimana bisa awet, padahal TPT tersebut untuk menahan beban samping jalan lintas kecamatan. Yang notaben nya jalan kabupaten.(Aripin)