Aksi Unjuk Rasa Aliansi Topi Jerami, Tuntut Perbaikan Tiga Sektor Mendasar -->
Cari Berita

Advertisement

Aksi Unjuk Rasa Aliansi Topi Jerami, Tuntut Perbaikan Tiga Sektor Mendasar

07 Mei 2026

Ratusan Masa yang tergabung dalam Aliansi Topi Jerami 

StatusRAKYAT.com,Indramayu - Ratusan orang yang tergabung  Aliansi Topi Jerami menggelar aksi unjuk rasa dengan menyoroti tiga sektor mendasar di Kabupaten Indramayu, yakni lingkungan, pendidikan, dan ekonomi. Massa aksi menilai masih terdapat ketidaksesuaian antara penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati di DPRD dengan kondisi nyata di lapangan, di Kantor Bupati Indramayu, Jawa Barat, Kamis (7/5/2026).


Dalam orasinya, perwakilan massa aksi menyampaikan bahwa persoalan lingkungan menjadi salah satu perhatian utama. Mereka menilai pengelolaan sampah di sejumlah wilayah masih belum berjalan maksimal.

“Sebelumnya kami menyampaikan beberapa alasan penting terkait kondisi di Kabupaten Indramayu, yakni isu lingkungan, pendidikan, dan ekonomi. Dalam penyampaian LKPJ Bupati di DPRD Indramayu, kami menilai masih banyak data yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” ujar Rahmat Hidayat selaku koordinator lapangan aksi.

Mereka mencontohkan persoalan tempat pembuangan sampah yang disebut telah legal dan dilengkapi bak sampah. Namun di lapangan, sampah dinilai tidak diangkut secara rutin sehingga menumpuk dan menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.

“Pada sektor lingkungan misalnya, disebutkan bahwa lokasi tempat pembuangan sampah sudah legal dan tersedia bak sampah. Namun kenyataannya, sampah tidak diangkut secara rutin sehingga menumpuk dan menimbulkan persoalan baru di masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah belum berjalan maksimal,” lanjutnya.

Selain isu lingkungan, massa aksi juga menyoroti sektor pendidikan dan ekonomi yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Mereka menilai sejumlah program yang disampaikan pemerintah belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Aliansi Topi Jerami berharap pemerintah daerah dapat lebih serius menindaklanjuti berbagai persoalan yang terjadi di lapangan serta memastikan program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Indramayu.

Dalam aksi tersebut, massa juga melakukan aksi simbolis dengan melempar beberapa ular ke arah area penjagaan aparat kepolisian. 

Aksi itu disebut sebagai bentuk sindiran terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai hanya “melempar ular ke sawah” tanpa solusi nyata bagi masyarakat.
Meski sempat diwarnai aksi simbolik tersebut, unjuk rasa berlangsung kondusif hingga selesai. Aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan selama aksi berlangsung. (Mutadi)