![]() |
| Syaeful Fadhil Gibran Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah Unwir Indramayu |
StatusRAKYAT.com,Indramayu – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-10 dengan menggelar talkshow bertema "Aksi Emas dan Haji Muda" di Aula Unwir Indramayu, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor III Unwir Dr. Hambali, Dekan Fakultas Agama Islam Zaenal, Kepala KCP BSI Jatibarang Reja Adhikara Rojlzanie, Ketua HMJ Perbankan Syariah Syaeful Fadhil Gibran, perwakilan OJK Cirebon, mahasiswa, serta tamu undangan.
Ketua HMJ Perbankan Syariah, Syaeful Fadhil Gibran, mengatakan talkshow ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah HMJ ke-10 sekaligus upaya meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda.
"Peserta yang hadir sekitar seratus orang. Kami juga menghadirkan narasumber dari OJK Cirebon dan BSI. Harapan kami, ilmu yang diperoleh mengenai investasi emas dan haji muda dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta mendorong anak muda untuk mulai berinvestasi sejak dini," ujarnya.
![]() |
| Reja Adhikara Rozanie Kepala KCP BSI Jatibarang Indramayu |
Sementara itu, Kepala KCP BSI Jatibarang, Reja Adhikara Rozanie, menjelaskan bahwa materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya membangun kebiasaan menabung sejak usia muda melalui layanan perbankan syariah.
"Kami mengajak mahasiswa untuk mulai menabung, memanfaatkan produk tabungan emas digital, serta mempersiapkan ibadah haji melalui tabungan haji. Dengan perencanaan keuangan sejak dini, generasi muda akan lebih siap menghadapi masa depan," ucapnya..
Menurut Reja, peserta berasal dari civitas akademika Unwir maupun masyarakat umum. Ia berharap semakin banyak anak muda yang memiliki kesadaran mengelola keuangan dengan baik dibandingkan menghabiskan penghasilan untuk kebutuhan konsumtif.
"Anak muda yang sudah memiliki penghasilan, baik dari pekerjaan paruh waktu, usaha maupun aktivitas lainnya, sebaiknya mulai menyusun perencanaan keuangan. Dengan begitu, tujuan finansial seperti investasi dan berangkat haji dapat dipersiapkan sejak sekarang," pungkasnya. (Mutadi)



